my safira

my safira

Jumat, 20 Juni 2014

PELUANG

Orang2 yang memiliki tingkat ekonomi nya rendah apakah harus mengubur cita2 nya,?? Pertanyaan yang belum bisa ku selesai kan terlebih lagi bukan hanya ekonomi saja nyang rendah tetapi kemampuan nya pun rendah,lantas bagai mana mereka harus menghadapi cita2 mereka yang mereka punya hanya sebuah SEMANGAT tapi, apakah hanya semangat yang mereka butuh kan untuk menggapai cita2 mereka,?? TIDAK mungkin akan timbul prtanyaan mengapa TIDAK ,?? Jawaban nya adalah mereka juga perlu sebuah PELUANG lalu siapa yang akan memberikan peluang itu pada mereka,?? Entah lah apa kah masih ada peluang untuk mereka,?? PELUANG yang di maksud adalah ILMU yang di dapat tanpa membeda kan tingkatan ekonomi mereka ILMU yang di berikan tanpa membedakan STATUS SOSIAL mereka dan yang tak dapat mereka bayar dengan UANG melainkan dengan SEMANGAT mereka yang membara !!! Apakah masih ada,???

Sabtu, 17 Mei 2014

menjadi potongan PUZZLE :(

Berharap semua jadi kenyataan tapi apa yang ku dapat bahkan aku tak pernah berharap pada seorang maklhuk aku hanya berharap pada sang pencipta fikir ku aku tak kan kecewa nyata nya aku sungguh tak pantas untuk berharap pada siapa pun apa aku salah karna terlalu berharap,?aku hanya berharap hanya itu yang bisa ku laku kan tapi yang ku dapaiti hanya kekecewaan yang tak berujung dan ketika kekecewaan itu mulai memuncak aku tak tau apa yang harus aku lakukan selanjutnya ini membawaku ketitik kehancuran aku belajar menerima semua ketetapan ini hingga semua itu terwujud entah lah .. Apa kah ini bisa di namakan ikhlas bahkan untuk mengerti kata itu pun aku tak mampu yang kurasa hanyalah kenyataan ini begitu menyakit kan dari luar aku memang tampak senang tapi jika di lihat lebih dalam aku seperti tak bisa menerima semua ini kecewa itu lah yang kurasakan aku sama sekali tak ingin larut dalam semua ini tapi.. Apakah aku sanggup menghadapi hidup ini aku selalu ingin bangkit dari keterpurukan ini tapi saat aku akan bangkit tiba tiba batu besar menghanmpiriku hingga aku tak mampu untuk banggkit lagi apa semua ini masih belum cukup,? Aku merasa diri ku tak utuh lagi aku merasa seperti potongan puzzle yang kecil dan letaknya terpisah tak tau harus memulai mencari dari yang mana di saat semua hampir saja terkumpul aku mulai memasang nya dan pada ptongan terakhir semuanya hancur dan terbang terbawa angin entah kemana kini aku hanya bisa menanti sampai potongan itu berkumpul dan saling melengkapi aku hanya bisa menunggu sampai semua itu jadi nyata _saw

MIND :)

Malam-malam ku di hiasi dengan panjatan doa dan sujud kepada sang maha kuasa, entah apa yang terjadi ketika diri dan hati ini hanya menginginkan untuk selalu bersujud dan bersujud, berdoa dan berdoa tanpa henti. Ketika mata ini sulit terpejamkan, dan beberapa penenang itu kembali di masukan kedalam tubuh ini, namun tetap tak bisa membuat mata terpejam… sulitnya ketika hati dan otak bekerja bersamaan namun bertolak belakang, saling tarik menari hingga tak ada yang mau menggalah. Sementara keduanya masih terus bekerja dan tubuh yang lain sudah mengalami keletihan yang luar biasa. “cukuuppp.. izinkan aku untuk beristirahat” teriak tubuh bagian lain. “belum… aku masih harus bekerja.” Jawab hati dan otak bersamaan. “tapi hingga kapan??? Aku butuh istirahat, jika tidak aku bisa tumbang” sambung bagian tubuh yang lain. “hingga menemukan satu persamaan diantara kami” jawab hati dan otak. Semua itu berjalan bersamaan seolah mereka memiliki dua pasang kaki yang berbeda. pada kenyataannya mereka hanya memiliki sepasang kaki namun bagaimana caranya jika mereka ingin pergi dengan arah yang berlawanan????? taukah ketika otak dan hati ini bertentangan?? itu sangat menyiksa, bahkan untuk tertidurpun aku tak mampu.. hingga malam-malam itu terasa neraka bagiku… ketika suara-suara itu selalu datang… aku mencoba mencegahnya dengan mendengarkan lagu-lagu semakin lama semakin ku naikkan volumenya. aku tak mampu mengungkapkan atas semua yang berkecamuk dihati ini… ku rasakan semua itu begitu dekat… namun begitu banyak yang belum ku selesaikan. akankah dia membawaku??? aku ingin mencurahkan segalanya hingga semua ini dapat berjalan beriringan, menyapa hangatnya mentari dan cerahnya langit dengan senyuman dan semangat… namun entah mengapa semua itu menghilang… sudah tak bisa ku temukan semangat dan senyuman itu… aku hanya bisa merasakan ke kosongan yang tak berujung… jika boleh aku ingin pergi dengan ketenangan, dengan cara yang baik.. tanpa dendam dan luka… jika boleh aku ingin pergi ketika semua ini telah diselesaikan… aku melihatnya… ada yang menungguku… aku ingin pergi bersamanya, namun aku tak bisa… langkahan kaki yang begitu berat hingga tak mampu melangkahkan kaki sejengkalpun. aku hanya ingin disini, ketika aku merasakan nyaman dengan balutan kain putih yang menutupi auratku dengan iringan doa yang keluar dari bibir yang memucat setiap kali jiwa ini hilang dari raganya. mungkin fikiran ini telah merusak segalanya… semua ini seperti virus yang mengerogoti hidupku… menjadi tak jelas di tiap menitnya… terkadang ku mampu tertawa.. di waktu lain aku menanggis hingga menjadi-jadi. jiwa ini terbang setiap kali ku menginginkannya untuk pergi… tak seperti dulu… mimpi-mimpi itu tak terlalu jelas… aku hanya melihatnya.. ketika mereka mengulurkan tangannya dan ingin membawaku… mereka berkata.. “ini bukanlah tempatmu.. ikutlah dengan kami… disini mereka semua jahat…” aku hanya diam mematung dan melihat mereka semua dengan jelas.. mereka tertawa, ceria… dan mereka mampu tanpa ku… “apakah ini memang saatnya aku untuk meninggalkan semua ini?” tanya ku “sesungguhnya belum… namun jika kau ingin ikutlah dan kebahagian menantimu…” otak dan hati ini kembali bekerja bersamaan… mereka saling tarik menarik.. tak ada yang mau mengalah.. saling berargumen satu sama lain. Ya Allah.. sang pencipta alam beserta isinya… apa yang sebenarnya terjadi pada diri ini?? bahkan untuk bernafaspun aku sulit… aku ingin berada disampingmu, dipelukmu, disisimu namun bukan dengan cara bodoh itu…. mereka bodoh.. merekalah yang jahat.. mereka ingin menyesatkanku… aku takut ketika mereka datang dan benar-benar membawaku.. mereka jahat mereka itu setan…. mereka tidak nyata.. namun mengapa mereka selalu datang dan mengamatiku, melihatku?? apa yang mereka mau??? ku pejamkan kedua mata ini, kutarik nafas dalam dan ku tahan sejenak…. aku hanya bisa meminta maaf kepada kalian semuanya.. orang tuaku, keluargaku, para sahabatku, dan untuk seseorang yang ku sayangi.. maaf jika aku gagal, aku lalai, aku tak bisa menjadi yang terbaik… aku banyak mengecewakan, aku terlalu sulit dimengerti, aku aneh, aku yang benar-benar dipenuhi dosa dan masa lalu yang buruk. aku hanya ingin menghiasi hari-hari ku yang entah untuk berapa lama lagi ini… dengan senyuman, canda, tawa, semangat dan kisah-kisah kecil yang kelak akan menjadi sebuah kenangan abadi… mungkin caraku salah.. mungkin aku yang kurang mengerti… aku tak mempunyai kemampuan yang cukup baik untuk mengutarakan perasaanku ketika jiwa ini tak berada di tempatnya… aku mencintai kalian dengan izin Allah… jika aku harus pergi ikhlaskanlah aku… jika aku bertahan izinkan aku terus memeluk kalian hingga tubuh ini benar-benar tak mampu lagi bereaksi… aku rindu nyanyian surga… melihatnya menyambutku dengan senyuman dengan cahaya putih dan semua itu terasa indah… belum saatnya… aku akan bertahan.. untuk menyelesaikan semua yang belum terselesaikan… ku biarkan semua ini menghilang… jiwa yang tak terkendali, suara-suara dikepala yang membunuh jiwaku, ku akan lawan semua itu dengan kekuatan ku… dengan bantuan dari Allah… ku kuatkan imanku untuk menghadapinya… insya allah semuanya akan indah pada waktunya…

Sabtu, 26 April 2014

SAHABATKU :)

Sahabatku, Sangat tidak enak, merasakan seperti sekarang, sendiri dan sepi. Tadi di rumah sahabatku, begitu ramai tapi seolah ku merasa di tarik dalam kesedihanku sendiri. Kenapa ini yaa Allah.. Untuk pulihkan hati ini dari luka yang dalam, membutuhkan waktu yang tidak sebentar tentunya, gak semudah membalikkan telapak tangan. Aku udah coba untuk kuat, kuat melewati semua ini sendirian. Walau untuk bisa berdiri tegak, aku harus benar-benar tertatih. Sahabatku.. maafkan aku, kamu benar kalau kamu tadi bilang "kau beda dari yang terakhir ku lihat". Saat ini benar-benar ku rapuh, dan kamu selalu tau semua kisah hidupku selama ini, maaf.. belum mampu tersenyum di hadapanmu, mengertilah kamu keluargaku, yang selalu peduli terhadapku. Begitu bangga memperkenalkan pada siapa saja, kamu sahabatku. Mungkin beberapa minggu yang lalu, ku bertemu kamu sahabatku,Saat itu, ada banyak harapan yang akan ku bawa untuk memperbaiki keadaan yang saat itu sama-sama kita tahu. Pada kenyataannya sekarang yang harus aku telan dan hadapin, kamu tau sendiri kan, amat sangat berat untukku. Kamu yang selalu setia mendengarkan setiap tangisku, ketika berbicara di telepon denganmu sahabatku, kau pasti tau banget, saat ini ku sangat rapuh, tak hentinya kau marah dan mengingatkanku. Andai mudah untukku sahabat, pasti akan dengan mudah ku turutin maumu. Aku masih belajar dan tertatih untuk dapat kuat menerima takdir dan realita kenyataan hidupku ini. Ingin men-setting pikiran ini, yang tidak perlu ingin rasanya ku masukkan ke dalam recycle bin, sulit sekali menerima kenyataan yang tidak sesuai dengan realita yang terungkap. Ada banyak harapan, cita-cita, yang gak tahu harus aku letakkan dimana. Kita bisa saja butuh waktu yang tidak terlalu lama untuk menyukai seseorang (dengan berjuta kelebihan dan kebaikannya), namun untuk menyembuhkan luka yang di torehkannya, mungkin kita butuh waktu seumur hidup kita untuk dapat terbiasa dan melupakannya, selama itu juga kita berusaha untuk bisa bangkit dan tertatih. Hati walau kecil bentuknya, sulit untuk memperbaikinya ketika terluka dalam, walau terlihat tegar, belum tentu kenyataannya seperti apa yang terlihat. Rabb-ku, jadikanlah aku hamba-Mu yang selalu bersyukur kepada-Mu dalam keadaan susah maupun senang, jangan pernah menjauh dariku, dekap dan sayangi aku dengan cinta-Mu yang luar biasa lembutnya.

COBALAH

Cobalah.. Bissmillah.. Teman, ketika kita tidak mempu mengerti apa yang sedang kita pikirkan sekarang, apa yang sebaiknya kita lakukan? Kalau rajin, ada baiknya melakukan kegiatan yang kita sukai ya. Kalau emang malas, dengarin aja lagu yang benar-benar teman sukai. Ku memilih lagu-lagu Opick teman, begitu menenangkan pikiran dan InsyaAllah menambah kekuatan positif di diri kita. Kalau pikiran lagi tidak tenang, jangan mendengarkan lagu-lagu cengeng, nanti jadi cenderung pesimis, kecuali ingin mengeluapkan emosi/ sakit yang teman rasakan, silahkan namun tidak boleh larut, tetap harus dibatasin dan harus segera bangkit, move on.. Setelah menemukan lagu yang pas, istirahatkanlah pikiran, luangkan waktu sedikit lebih banyak untuk istirahat tidur, karena percayalah di dalam pikiran yang sehat terdapat jiwa yang kuat. InsyaAllah nantinya ketika terbangun dan membuka mata, kita bisa lebih optimis melangkah dan mengepakkan sayap lebih tinggi, lebih baik dari sebelumnya. Percayalah kita bisa dan mampu teman.. Mari teman, kita bangkit bersama mengumpulkan dan memperbaiki puing-puing hati yang berserakan, jangan pernah kalah dengan keadaan, InsyaAllah semua akan lebih mudah kita lewati ketika kita tidak berhenti saling menguatkan dan berdo'a, dan aku akan bersamamu melewati kelelahan ini.. Gan Batte!!

BANGKIT DARI KEGAGALAN

” BANGKITLAH! SETIAP ORANG PASTI PERNAH GAGAL, YANG PENTING ANDA HARUS BANGKIT “ ~ BILLI PS. LIM ~ > Kegagalan itu hal biasa. Kalau aku tidak mau bangkit itu yang luar biasa, karena meremehkan diriku sendiri yang punya kekuatan. > Aku siap dan berani untuk menghadapi saat harus gagal. Karena setelah itu pasti ada jalan untuk sukses. > Dengan adanya kegagalan, justru membuat aku semakin kuat dan bergairah pada kesuksesan. > Tidak ada waktu bagiku untuk meratapi dan menyesali pada kegagalan, capek deeh. . . ! > Aku punya roh kebangkitan, bukan roh yang lumpuh, sebab itu aku takkan tenggelam dalam kegagalan. > Kegagalan-kegagalan yang datang padaku semakin akan membuat aku antusias untuk bangkit, karena aku tahu kesuksesan akan segera datang. # Tuhan. . . Aku percaya saat aku terjatuh dan menderita , Engkau akan datang dan mengangkatku. Terimakasih Tuhan, sebab itu lah sampai hari ini aku tetap dapat berdiri tegak mengadapi kegagalan yang aku alami.

Jumat, 25 April 2014

my mind ;)

Entah harus berbuat apa, seakan semua ini seperti roda api yang berputar dari segala arah, kemanapun putaran roda itu akan membuat seseorang terluka, maka diputuskan untuk menghentikan sejenak putaran roda itu. Bukan ingin menyerah, hanya saja memberikan waktu untuk api disekeliling roda tersebut padam. Hingga ketika mulai padam akan kembali di jalankannya roda itu dengan semua tenaga yang masih tersisa. Meski terkadang semua ini terasa berat, bahkan seperti berlari dia atas bara api… ingin menangis… namun, apalah yang harus di tangisi? Apalah arti setetes airmata dari sang pemimpi. Jika setetes airmata bisa membalikan dunianya maka itu barulah berguna. Satu hal yang ingin dilakukan… yaitu berharap cahaya itu kembali datang… dan membawanya pergi jauh menuju suatu padang fatamorgana yang tentram. Memang ta dapat dipungkiri bahwa ta ada manusia yang bisa hidup individualisme, namun saat berada dalam dunia fatamorgana semua keburukan berubah menjadi sebaliknya. Semua yang tidak mungkin akan menjadi mungkin terjadi. Apakah itu menjadikan pribadi yang aneh??? Yaahhh… terserah bagaimana mereka menyingkapinya. Hanya saja… sindiran itu semakin membuat hati ini lapang dan senyuman itu semakin membuat jiwa ini tentram. Bukan suatu hal yang aneh saat manusia-manusia itu saling mencibir satu sama lain… itulah sifat manusia pada dasarnya. Bukan hidup berpura-pura atau munafik… hanya menyadari betapa rapuhnya diri ini… betapa hinanya saat mendengar mereka saling bersautan saling menyalahkan, saling menindas… Hanya dalam padang fatamorgana semua yang buruk bisa dihilangkan… tak perlu berpura-pura menjadi orang lain.. karena itulah keindahan dalam fatamorgana. Tentu itu bukan sebuah keabadian, karena ta ada yang bisa menandingi keabadian sang maha kuasa. Ketika kebahagiaan tak di dapati di dunia ini, salahkan jika mencarinya di dalam fatamorgana?? Ketika tak ada seorangpun yang dapat dipercaya ucapannya, apakah salah jika mencarinya di dalam fatamorgana?? Ketika sebuah harapan menjadi debu, apakah salah jika mencarinya di fatamorgana??? Aneh…??? Gilaaa…??? Apa peduli mereka??? Bukannya mereka yang selalu saling menjatuhkan??? Bukannya mereka yang saling menghina hingga timbul sakit hati dan luka?? Bukannya mereka yang bertindak sesuka hati tanpa memikirkan hati orang lain?? Bukannya mereka yang datang dan pergi sesuka hatinya?? Bukannya mereka yang mengangkat tinggi lalu di hempaskan begitu saja??? Bukannya mereka yang saling berlomba-lomba untuk jadi pemenang dengan semua cara?? Bukannya mereka yang menginginkan perubahan??? Lalu mengapa mereka juga yang merusak segalanya???? Mengapa mereka membuat semuanya hancur??? Mengapa bukan diri mereka saja yang hancur?? Mengapa mereka harus mengorbankan orang lain untuk kebutuhan dirinya sendiri??? Lalu mereka menganggap semua ini aneh?? gila??? Semua ini mulai tak masuk akal.. ketika semua norma yang ada mulai tak berlaku, ketika semua peraturan itu dibuat untuk di langgar, ketika setiap manusia tak bisa menghargai manusia yang lainnya, ketika mereka lupa akan kuasa Tuhannya. Oke, mari tarik satu garis merah… Setiap manusia mempunyai pemikiran yang berbeda-beda, beda sudut pandang, beda nasip, beda tujuan… Tapi, bukankah dari perbedaan itu kita seharusnya bisa saling melengkapi??? Ketika sebuah ketenangan bisa di dapatkan walau itu hanya di dalam fatamorgana… tak ada salahnyakan??? yah siapa tau ketenangan itu bisa datang di dunia yang sesungguhnya… Inilah padang yang ku buat.. dipenuhi dengan kedamaian, ketenangan, kenyamanan.. Aku tak melarang siapapun masuk kedalamnya, namun tolong jangan rusak segala yang telah tercipta disini.. biarkanlah seperti ini.. alami apa adanya… Inilah sebuah dunia yang hanya segelintir orang saja yang mampu mengerti dan masuk kedalamnya.. dalam sebuah padang yang ku berinama.. FATAMORGANA